I am what I write


Imagine (Bom Bali)
October 2, 2005, 2:02 am
Filed under: The way I see it

Bom Bali… tadi malam baru aja terjadi lagi… gue nggak ngerti maksud orang-orang itu. Demi apa mereka melakukan itu semua? Demi sorga? Untuk membela agamanya? Atau untuk menularkan ideologinya? Segala macam “ism” “ism”…
Hmm… jadi inget kata-kata seseorang dalam film (nggak tau film apa),
“There is only one ism: Humanism.”

Yach.. bukankah seharusnya semua itu seharusnya berdasarkan kemanusiaan aja. Bodo amat lah agama apa yang membesar. Ideologi apa yang akan bertahan. Nggak usah ngurusin moralitas orang lain deh. Tiap-tiap orang punya standar moralnya sendiri-sendiri. Nggak usah sirik kalo standar moral lo nggak diikutin sama orang lain. Yang penting… nggak saling mengganggu…
Jadi inget lagu Iwan Fals (kalo nggak salah manusia setengah dewa),
“Masalah moral… masalah akhlak… biar kami cari sendiri. Urus saja moralmu… Urus saja akhlakmu… Peraturan yang sehat yang kami mau.”

Ketika memikirkan Bom Bali… gue jadi teringat lagu yang diciptakan John Lennon setelah keluar dari The Beatles. Karena gue punya MP3-nya, maka gue menyetelnya… dan bernyanyi, demikian:

Imagine there’s no heaven…
It’s easy if you try..
No hell below us.. Above us only sky
Imagine all the people… living for today

Imagine there’s no country…
It isn’t hard to do..
Nothing to kill or die for… And no religion too
Imagine all the people… living life in peace

You may say I’m a dreamer
But I’m not the only one
I hope someday you will join us
And the world will be as one

Hmm… gue potong aja lah ya… Segitu udah cukup. By the way, judul lagunya “Imagine”. Tapi pasti udah banyak yang tahu. Well, sekarang, gue cuma bisa bersedih.. dan bersama Lennon memimpikan hal yang serupa. Mungkin gue punya usaha juga.. tapi apakah itu ngaruh? Wah.. ndak tahu ya. Setelah beribu-ribu tahun umur peradaban manusia… setelah dunia terbuka lebar… manusia tetep gitu-gitu aja. Seperti kata Freddy Mercury (Queen), “Life is real, life is so real, life is cruel, life is a bitch, life is real” (Life is real - Song for Lennon).



Kenaikan BBM
October 1, 2005, 10:51 am
Filed under: The way I see it

BBM naik? Emang bisa sejahtera dengan itu? Gue rada pesimis…

Kenapa? KARENA BANYAK YANG DEMO…..!!! Jakarta udah siaga-1 (kalo nggak salah). Beberapa mengrencanain untuk mencegat pelabuhan, jalan-jalan, bikin kerusuhan, dsb. Tujuannya untuk menghentikan kegiatan perekonomian… Sehingga pemerintah membatalkan kenaikan tersebut. Oke lah kalo yang melakukan itu semua masih supir2 angkot. Tapi mereka juga merasa dimenangkan ketika banyak MAHASISWA yang demo. Kayaknya mahasiswa ini juga nggak sadar kalo banyak motivasi politik yang juga mendorong mereka..

Gue setuju sama sawung dan Ivan (di buletin board) bahwa kenaikan BBM diperlukan karena ia bukan energi yang terbaharukan. Tapi bukan cuma itu alasannya. Ada alasan penyelundupan juga.Coba liat. Ada berapa daerah yang nggak kebagian BBM? Akhirnya harga BBM di sana meroket gila2an karena nggak terkontrol lagi. Ini semua gara2 gap yang terlalu besar antara harga BBM di dalam dan di luar negeri. Meskipun penyelundup itu udah nyogok militer, polisi, orang2 yang bertugas mendistribusikan BBM tersebut, dsb… tetep aja untung. Wong selisih harganya gede banget.

Untuk masalah tadi, kadang2 solusi yang ditawarkan terlalu idealis, “Makanya.. ciptain moral yang bener untuk bangsa kita.”, “Sanksi seberat-beratnya buat penyelundup”, dsb. Udah nggak jaman, Mas. Mau sanksi seberat apapun… kalo gap-nya masih tinggi, tetep aja selalu aja celah untuk menyelundupkan BBM. Wong pengawasnya bisa disogok kok. Masih mending kalo cuma disogok. Masalahnya, pengawasnya (militer2 itu) adalah pelakunya juga.

Coba kalo BBM naik. Mereka nggak punya alasan lagi untuk menyelundupkan itu ke luar (karena harganya nggak jauh beda). Akhirnya, BBM bisa terdistribusi dengan baik. Sehingga tidak terjadi lonjakan harga BBM juga karena kekurangan stok (terutama di daerah2).

Terakhir… kayaknya gue setuju sama Tribas… bubarin aja Pertamina… korup dimana2…

[ditulis 2 hari yang lalu... cuma waktu itu nggak tahu kenapa belum bisa di-post]