Apa artinya hayooo? “Dos moi pou sto kai kino taen gaen” itu bahasa latin yang kira-kira kalo diterjemahin ke bahasa inggris artinya “Give me a place to stand, and I will move the world”. Tau nggak kutipan ini gue ambil dari mana? Ini adalah kutipan dari Archimedes (menurut literatur sih begitu ya).
Okay… emang sih belum tentu bener kalau Archimedes bener2 ngomong gitu. Yah… dia kan hidup ratusan tahun sebelum masehi. Jadi, menguak kepastian tentang dia emang susah banget. Kita lebih banyak tahu tentang Archimedes ya dari tulisan2 orang lain. Contohnya, gimana kita bisa tau kalau dia bener2 bilang “Noli turbare circulos meos” (don’t move my circles) ketika tentara Romawi masuk dan mau membunuh dia?
Terlepas dari bener atau enggaknya cerita-cerita tentang Archimedes, tapi gue yakin Archimedes tetap orang yang hebat. Brilian. Jauh melampaui jamannya. Buat orang-orang yang nggak ngerti latar belakang lahirnya kutipan “Dos moi pou sto kai kino taen gaen“, mungkin akan ngerasa kutipan itu adalah kutipan yang biasa aja. Kutipan yang cuma menyemangati manusia untuk bisa melakukan apa aja dalam hidupnya. But, No…. kutipan ini punya latar belakang yang keren.
Lo tau tuas? Pengungkit? Jungkat-jungkit? Nah… inilah latar belakang lahirnya kutipan ini. Benda yang beratnya 1 kg (10 Newton) bisa diangkat dengan gaya cuma 5 Newton. Gimana caranya? Pake asas pengungkit. Yang penting adalah perbandingan panjang papannya adalah 1:2 Gambarnya ada di bawah:

Kalau gayanya cuma ingin 1 N, ya gampang. Bikin perbandingan papannya jadi 1:10. Intinya perbandingannya harus sama dengan perbandingan berat benda yang ingin diangkat dengan gaya yang digunakan untuk mengangkat. Nah, dari dasar inilah si Archimedes bilang kutipan tadi. Intinya, dengan menggunakan pengungkit, dia bisa mengangkat Bumi betapapun beratnya Bumi itu. Prinsipnya sederhana. Tinggal mencari tahu perbandingan berat Bumi dengan berat Archimedes. Kemudian bikin papan dengan perbandingan yang sama. Dengan berdiri di papan yang lebih panjang, maka Archimedes akan mengangkat Bumi. Prakteknya gimana? Ya nggak tau… intinya kan secara teori bisa.
Yah, gue sendiri suka banget sama kutipan ini. Udah lama sih taunya. Cuma baru inget lagi pas ngobrol sama Avi dan Ncen tadi. Archimedes emang jenius sih. Dia bahkan diduga kuat udah nemuin konsep kalkulus integral. Jauh melampaui jamannya. Newton dan Leibniz, yang dianggap sebagai penemu konsep kalkulus, baru lahir kira2 17-20 abad sesudah Archimedes mati.
Hehehe… inget2 kutipan Archimedes ini bikin semangat juga sih. Seakan-akan dia bangkit dari kubur dan ngajak gue untuk mengangkat dunia.
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>